Merawat, mendampingi seseorang yang sedang sakit dalam jangka waktu lama memang membutuhkan usaha yang tidak sedikit. Bukan cuma waktu, tenaga, biaya tapi juga kekuatan hati menghadapi itu semua. Bukan hanya dari sisi pasien, tapi juga dari sisi pendamping atau caregiver. \r\n\r\nPara caregiver ini juga banyak yang tidak memiliki hubungan darah seperti layaknya istri pada suami dan sebaliknya, orang tua pada anak juga sebaliknya, adik pada kakak, tapi juga seorang teman, yang dengan lika-likunya bersedia mendampingi pasien. \r\n\r\nKisah para caregiver ini sangat relate dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Kisah ini pula yang diangkat menjadi cerita yang bukan cuma mengharukan tapi sarat dengan hikmah penuh makna yang menyiratkan cinta tak terbatas, cinta sesungguhnya. Seperti pada film Agape, The Unconditional Love produksi Holofa Pictures. \r\n\r\nAda hubungan yang intens antara satu cerita dengan cerita lain di film Agape, The Unconditional Love ini, yang mengangkat 4 kisah para caregiver. Seperti yang disampaikan Michael Lumbang Tobing selaku produser di acara Press Conference peluncuran poster dan trailer film Agape, The Unconditional Love, Kamis (17/07) bahwa film ini sangat relate dengan kehidupan di masyarakat kita. Mendampingi pasien dengan berbagai gejolak emosi tentu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan kesabaran, cinta dan kekuatan hati untuk menjalaninya. \r\n\r\nTulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com\r\nFilm Agape, The Unconditional Love yang diperankan oleh artis lintas generasi ini bercerita tentang perjuangan para caregiver dan juga pasien yang didampingi. Ada Kira (diperankan Sarah Beatrix) yang mengidap leukimia yang didampingi ibunya, Sania (diperankan oleh Maudy Koesnaedi) yang bekerja banting tulang untuk biaya berobat anaknya. \r\n\r\nAda Gigi, diperankan oleh Rania Putisari yang menderita gagal jantung bawaan yang didampingi adiknya Gino (diperankan oleh Pangeran Lantang) yang terpaksa memendam mimpinya menjadi penyanyi. Juga ketelatenan Martha, diperankan Meriam Bellina yang mendampingi suaminya Yosua (diperankan Tio Pakusadewo) yang sinis, yang sedang menderita diabetes, serta Daffa (diperankan Tanta Ginting) yang sakit ginjal parah yang membuat sahabatnya Bimo (diperankan Samuel Riza) prihatin sekaligus kelabakan. \r\n\r\nDi sisi lain ada pak Masinton (diperankan Dwi Yan) , security yang menderita demensia namun selalu menanyakan keberadaan temannya yang sudah tiada melalui anaknya, Chika yang diperankan oleh Chika Waode. \r\nDi antara para pasien dan keluarga yang bersilang jalan, hadir pula para tenaga medis yang memainkan peran penting seperti: Dr. Pujiati (diperankan oleh Dewi Yull), Amel (diperankan Maudy Wilhelmina), dan Prof. Astuti (diperankan oleh Tutie Kirana) yang menghadapi tekanan moral dan profesional dalam merawat pasien\r\n\r\nFilm Agape, The Unconditional Love yang disutradarai oleh Arie Azis dan skenarionya ditulis oleh Titien Wattimena ini akan tayang serentak mulai 4 September 2025. Agape memberi makna bahwa cinta tak terbatas itu sejatinya ada dan dibutuhkan oleh kita semua dan menjadi harapan bagi para caregiver juga pasien. \r\n\r\nHolofa Pictures sendiri memang salah satu movie maker yang terbilang baru, namun Holofa Pictures mempunyai semangat dan keyakinan akan film-film Indonesia dan terus berusaha memproduksi film-film berkualitas, seperti yang tergambar dari nama HoLoFa yaitu Hope, Love dan Faith. Info terupdate mengenai film perdana persembahan Holofa Pictures ini dapat disimak melalui akun sosial media @agape.theunconditionallove\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n